SERIUS, SUMEDANG-
Mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Padjadjaran memeriksa
kesehatan ternak yang akan dijual untuk kurban di laboratorium produksi ternak
potong Unpad. Mereka menggunakan
ilmu-ilmu yang diperoleh dari praktikum dan perkuliahan. Pemeriksaan
dilakukan untuk mengetahui penyakit yang diderita hewan ternak.
Untuk hasil
pemeriksaan, mayoritas hewan kurban yang diperiksa dinyatakan sehat dan layak
disembelih.Hewan-hewan kurban yang dijual terdiri dari sapi dan domba. Hewan-hewan
tersebut diperiksa sebelum dijual kepada pembeli.Tidak ditemukan
penyakit-penyakit berbahaya pada hewan tetapi ada beberapa domba yang mengalami
sakit mata. “Paling juga sakit mata, dua atau tiga hari juga sembuh”ujar Refi
Rinaldi, mahasiswa Fapet Unpad. Kalau untuk sapi-sapi yang dijual, menurutnya
sapi yang dijual semuanya sehat. Indikator pemeriksaan kesehatan sapi dapat dilihat dari kondisi hidung. “Kalau
terlalu basah atau kering berarti sapinya sedang sakit” ujarnya.
Selain
mahasiswa Fapet, dosen-dosen Fapet juga memeriksa keadaan hewan-hewan kurban. Mereka
memeriksa kesehatan hewan. Pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan berat dan
tinggi badan ternak, keadaan kandang, serta pakan. Untuk pakan, hewan-hewan
kurban diberi makan yang layak. “Kadang dikasih rumput, kadang dikasih ampas
tahu, terus dedaunan juga” ujar mahasiswa Fapet Unpad, Junjun Permana, Minggu
(13/10). (Wendhi W.)
0 comments:
Post a Comment