Uang Lomba Forsi Belum Cair Hingga Acara Closing

Panitia Festival Olahraga dan Seni Universitas Padjadjaran (Forsi Unpad) boleh saja bergembira dengan selesainya acara closing Forsi yang bertajuk outer space dengan tagline Funtastic 2013.

Ulang Tahun Che.Co Futuristik Bersama Bottlesmoker

Kamis lalu (10/10) Che.co Café dan Resto berulang tahun yang ke delapan, dalam rangka acara tersebut Che.co Café dan Resto merayakannya dengan mengadakan sebuah Gigs dengan konsep “Dunia Tanpa Batas” dan bertemakan futuristik.

Supernature #2: Bakti Mahasiswa Bagi Dunia Pendidikan Agraria

Sabtu (12/10), di Bandung, Fakultas Teknik Industri Pertanian (FTIP) Universitas Padjadjaran mengadakan acara Supernature untuk kedua kalinya.Rangkaian acara tahunan yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa FTIP kali ini dilaksanakan di sekitar Bale Rumawat Universitas Padjadjaran, Dipati Ukur, Kota Bandung.

Skyavenue SMA Labschool Kebayoran

Pentas Seni Skyavenue yang diadakan rutin setiap tahun oleh SMA Labschool Kebayoran menghadirkan beberapa penyanyi papan atas Indonesia. Acara pensi ini diadakan di Plaza Tenggara Senayan, Jakarta Selatan.

Enam Pelaku Perampasan Motor Masih Buron

Pelaku perampasan sepeda motor di Jl. Menteng, Sektor 7, Bintaro masih dalam pencarian oleh Polisi daerah Bintaro (12/20). Salah satu anggota Reskrim Pondok Aren, Brigadir Novani Adi Triono, mengatakan bahwa kejadian perampasan motor sudah pernah terjadi sebelumnya.

Showing posts with label ekonomi. Show all posts
Showing posts with label ekonomi. Show all posts

Sunday, 13 October 2013

Angin Timur Rugikan Nelayan

perahu-perahu nelayan yang tidak berangkat melaut berjejeran di pantai timur pangandaran. Salah satu dari mereka pulang melaut tanpa membawa hasil. Sabtu (12/10), Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat. (Azalea Annas Finesha)
CIAMIS, SERIUS – Dermaga nelayan di pantai Pangandaran Sabtu (12/10) kemarin dipenuhi oleh perahu. Sebagian besar dari nelayan memilih untuk tidak melaut dikarenakan angin timur yang berembus kencang. Menurut Jajang, salah satu nelayan Pangandaran, angin kali ini cukup berbahaya untuk melaut dan telah menelan korban jiwa.
“Padahal sedang musim Ikan. Cuma aja anginnya besar jadi cuma sedikit yang melaut. Takut, kemarin sampai dua orang jadi korban.” ungkap Jajang. “Hari Sabtu ini aja tempat pelelangan ikan sepi, biasanya mah ramai. Soalnya nelayan pada nggak berangkat.”
 Sedikitnya nelayan yang pergi melaut mengakibatkan produksi ikan berkurang. Hal tersebut telah merugikan Jajang dan nelayan lainnya hingga jutaan rupiah karena harga jual ikan tetap dengan angka permintaan yang cenderung menurun. “Biasanya kami untung sampai jutaan,” tambah Jajang.
“Harga ikannya mah tetap, tapi kami rugi. Apalagi harga solar naik,” ujar Jajang ketika ditanya tentang pengaruh cuaca terhadap ikan.
Angin timur kini mencapai puncaknya di bulan Oktober. Menurut keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika di webnya, kecepatan angin kali ini telah mencapai 9km/jam.